+62 818-0808-0605

PSIAP: Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan DJP

PSIAP - Pembaruan Sistem inti Administrasi Perpajakan

Proses reformasi perpajakan di DJP masih terus berjalan. DJP telah melaksanakan berbagai agenda reformasi perpajakan, termasuk reformasi organisasi, sumber daya manusia, hingga sistem informasi perpajakan. PSIAP merupakan salah satu langkah dalam upaya reformasi perpajakan tersebut. Reformasi perpajakan memiliki peranan yang sangat penting karena bertujuan untuk meningkatkan penerimaan pajak.

KKP Ashadi dan Rekan menyediakan

Layanan konsultan pajak terpercaya dari ahli dengan pengalaman lebih dari 20 tahun

Pengertian PSIAP

Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi DJP, PSIAP merupakan sebuah proyek yang bertujuan untuk mengubah ulang proses bisnis administrasi perpajakan dengan membangun sistem informasi berbasis COTS (Commercial Off-the-Shelf). Selain itu, basis data perpajakan juga akan ditingkatkan agar sistem perpajakan menjadi lebih Mudah, Andal, Terintegrasi, Akurat, dan Pasti.

Visi PSIAP

DJP memperkukuh visi PSIAP melalui akronim Mantap yang merangkum kelima aspek berikut:

  1. Mudah: PSIAP mengutamakan kemudahan penggunaan.
  2. Andal: PSIAP menjadi sistem informasi yang handal dan superior.
  3. Terintegrasi: Seluruh proses bisnis di DJP terintegrasi dalam satu sistem.
  4. Akurat: PSIAP memberikan hasil yang tepat berdasarkan data yang berkualitas.
  5. Pasti: PSIAP memberikan kepastian hukum kepada seluruh pengguna.

Alasan adanya PSIAP

Beberapa faktor latar belakang pelaksanaan Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan, yaitu meilputi:

  1. Pembangunan Sistem Inti Administrasi Perpajakan sebelumnya menggunakan sistem informasi yang usang, tidak dapat diperbarui, dan memerlukan banyak aplikasi pendukung. Kondisi ini mengakibatkan tidak terintegrasinya proses bisnis di DJP.
  2. Penggunaan teknologi yang ketinggalan zaman mengakibatkan menurunnya stabilitas dan ketahanan sistem.

Dasar Hukum

Pengembangan Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan ini berdasarkan pada Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 40 Tahun 2018 tentang Pembaruan Sistem Administrasi Perpajakan.

Manfaat PSIAP

PSIAP bertujuan menciptakan sistem informasi administrasi perpajakan yang lebih unggul, sehingga meningkatkan pelayanan dan pengawasan perpajakan. Sistem inovatif ini juga memberikan berbagai keuntungan bagi semua pihak yang terlibat dalam proses bisnis administrasi perpajakan.

  1. Manfaat bagi Wajib Pajak
    • Adanya akun Wajib Pajak pada Portal Direktorat Jenderal Pajak
    • Pelayanan yang berkualitas tinggi.
    • Pengurangan potensi sengketa.
    • Efisiensi biaya kepatuhan.
  2. Manfaat bagi Pegawai DJP
    • Penguatan integrasi sistem.
    • Pengurangan pekerjaan manual.
    • Peningkatan produktivitas.
    • Meningkatnya kapabilitas pegawai.
  3. Manfaat bagi Instansi DJP
    • Peningkatan kredibilitas dan kepercayaan.
    • Meningkatnya akuntabilitas.
    • Tingkat kepatuhan yang lebih tinggi.
    • Peningkatan kinerja.
  4. Bagi Pemangku Kepentingan
    • Ketersediaan data real-time dan valid.
    • Peningkatan kualitas dalam tugas dan fungsi.

Timeline PSIAP

Berdasarkan informasi dari laman resmi DJP, terdapat lima fase lini masa yang mereka lalui dalam persiapan PSIAP:

  1. High Level Design (Januari – Maret 2021)
    • Rancangan awal proses bisnis, sistem informasi, dan infrastruktur pendukung seperti jaringan dan perangkat keras.
    • Setelah persetujuan, rancangan awal ini kemudian akan diteruskan dengan rancangan yang lebih terperinci.
  2. Detailed Design (April – September 2021)
    • Tim PSIAP dan vendor SI bekerja sama untuk merumuskan dengan lebih rinci desain proses bisnis, sistem informasi, dan infrastruktur pendukung untuk pengembangan dan pembangunan sistem inti DJP yang baru.
  3. Build & Test (Juni 2021 – April 2023)
    • Tahapan pengembangan dan pengujian melibatkan berbagai kegiatan, termasuk pembangunan modul aplikasi sistem inti yang baru.
    • Kegiatan pengujian mencakup pengujian sistem, instalasi, integrasi sistem, dan juga uji penerimaan oleh pengguna.
  4. Deploy (Juni 2023)
    • Implementasi sistem inti yang telah dikembangkan dimulai dengan kegiatan pelatihan untuk mempersiapkan pegawai sebagai pengguna sistem baru.
  5. Support (Januari – Desember 2024)
    • Vendor sistem integrator memberikan bantuan dan dukungan untuk penerapan sistem inti baru hingga akhir tahun 2024.

Baca juga:

Self Assessment dalam Sistem Perpajakan Indonesia

Konsultasi Pajak Bersama KKP Ashadi dan Rekan

Konsultan Pajak Karawang merupakan bagian dari firma Ashadi dan Rekan yang menyediakan pelayanan jasa pajak, akuntansi dan jasa konsultansi pada bidang akuntansi, perpajakan, manajemen dan training terpercaya, independen, akuntabel, dan profesional.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top